Kamis, 23 Oktober 2014

_Perubahan_

Haaiiiiii... dan sebelumnya saya mau mengucapkan salam dulu...
Assalamu'alaikum Warrahmatullahiwabarakatuh.. :)

"Perubahan" ya,, bukan "Berubah".. Kalo berubah mah Power Ranger atau Ultraman.. Eh,, karna saya wanita jadinya Ultrawomen... :p

Entah kenapa dalam setahun terakhir ini saya bener-bener mengalami perubahan yang amat drastis... berasa kayak lagi main roler coaster... Serius...
Kadang bisa seneng pake banget, kadang juga bisa tiba-tiba langsung sedih... -_-

Itu perubahan soal perasaan yaa,, ada lagi sperti halnya kayak perubahan ritme kehidupan (tsaaaahhhh). ritme kehidupan saya dalam setahun ini bener-bener fluktuatif... kalo sempet saya gambarin pake grafik atau neraca atau diagram *apa coba -_-*.

Dalam satu tahun ini saya bener-bener di tuntut kesabarannya, berjuang, setia dan pengorbanan lainnya yang gak bisa di sebutin satu per satu *Hopeless*.

Sebenernya mau cerita agak gamblang, tapi masih samar... *Lebih gak jelas lagi :D*

Ya udah lah, daripada saya ngelantur gak jelas di sini mending saya sudahi saja hidup saya *Bukan-bukan, saya ga sepicik itu... :D Masih inget sama dosa yang masih menggunung :(*.
Maksudnya, mending saya sudahi saja blog ini...
Doa'akan saja saya kuat dan sabar dalam menghadapi "Perubahan-Perubahan" itu...

Semangaaatttt!!!
Selalu yakin kalau "Allah selalu punya rencana baik untuk kehidupan hamba-hambanya yang tidak pernah bosan meminta dan mengadu pada Nya."

Selasa, 05 Agustus 2014

Wanita


 Wanita itu di zaman yang udah serba berteknologi ini udah banyak banget yang maju. Ada yang jadi Manager, Direktur, bahkan Presiden. Seperti contoh negara kita yang tercinta ini.. :).

Tetapi terkadang mereka lupa akan harfiahnya menjad seorang wanita. Seperti contoh yang sudah berumah tangga, mereka lupa akan kewajibannya menjadi seorang istri untuk suaminya dan seorang ibu untuk anak-anaknya. Terkadang mereka lebih memilih pekerjaan dibandingkan harus berada di samping anaknya yang tengah menghadapi ujian sekolah. Mereka lebih memilih mempercayakan para pengasuhnya untuk menemani sang anak belajar :'(.

Tapi gak semua wanita begitu kok. Mau cerita sedikit nih :
Di tempat saya bekerja dulu ada seorang wanita yang kalo boleh saya berkata berlebihan di sini (boleh yah :D), Cantik, Pinter, Pemahaman akan Agama juga OK!, Keibuan, Ramah. Saya yakin pasti suami dan anak-anaknya bangga banget punya seorang istri dan seorang ibu yang amat sangat sempura menurut saya.
Well,, To The Point aja. Beliau memutuskan untuk berhenti bekerja karena permintaan suaminya (Subhanallah), yang menurutnya permintaan itu sudah lama di ajukan sang suami. Tetapi beliau baru menyanggupinya sekarang karena beliau juga sangat berat untuk melepaskan pekerjaan yang sudah dicintainya itu jauh sebelum bertemu dengan suaminya. Tentunya dengan penuh air mata beliau menceritakan kepada kami semua. Yup, Di depan forum beliau bercerita. Kebayang gimana saat itu sedihnya beliau. Tapi,, itulah Wanita, "dia tetap berusaha tegar".

Sekali lagi itulah dilematisnya Perempuan apabila harus di hadapan dengan pilihan keluarga atau pekerjaannya. Terkadang saya berfikir apa di katakan orang dulu itu benar. Saya pernah dengar kalimat "Wanita itu ujung-ujungnya juga di dapur, ngapain sekolah tinggi-tinggi". Eiittss,, gak sepenuhnnya saya setuju dengan kalima itu kok. Menuntut ilmu itu penting, bahkan kalo perlu sampai ke negeri China (Haallaahh).
Skarang gini deh analisanya, kalo wanita kaya jaman waktu Indonesia di jajah para Kompeni dulu jarang banget yang ada bisa sekolah. Mereka kebanyakan sudah dinikahkan di umur mereka yang masih dibilang tergolong muda. Trus, punya anak. Nah, si ibu muda itu mendidik anaknya dengan pengetahuan ala kadarnya yang sudah didapat selama si ibu muda menjalani kehidupannya. Kasian anaknya, bagaimana bangsa ini mau maju kalo pendidik utama sang anak (seorang ibu) hanya bermodalkan pendidikan yang seadanya :(.
Pendidikan itu penting banget! mau dia Pria atau Wanita semua berhak mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya. 
Kalo kenyataannya seperti teman yang saya ceritakan diatas gimana? Padahal udah sekolah capek-capek, meniti karir capek-capek dari muda. Eh ternyata ujung-ujungnya juga harus resign dan "ujung-ujungnya" ngurus anak. Jangan mikir gitu dulu! Harusnya, berfikir "beruntungnya nanti suami dan anak saya kelak karena memiliki ibu yang luar biasa" : :)

Kamis, 23 Januari 2014

NYAMAN

Well,, setlah 3 tahun lamanya blog ini mati dan kembali hidup lagi.. Hoorraayyy!! :D
Apa sih arti kata nyaman itu? Mungkin nyaman itu merupakan suatu bentuk emosi. Atau.. hahaha.. bingung..

Gini deh,, yang saya tau nyaman itu bisa bikin sesorang itu aman, merasa terlindungi, dan gak bisa jauh2 dari apapun yang bisa bikin seseorang itu nyaman. Banyak pilihan, tapi kalo seseorang udah ngerasa nyaman dengan sesuatu kah, seseorang kah atau tempat kerja kah. Dalam kondisi apapun mereka pasti akan balik dan balik lagi atau setidaknya bertahan. Iya gak sih?? Hmmmm...

Gimana taunya kalo kita udah ngerasa nyaman? Tanya kata hati kalian semua..:)
Katanya sih,, kata hati gak pernah bisa bohong lhooo... Biasanya kata hati akan mengirimkan suatu sinyal ke otak dan otak akan mengirmkan respon-responnya ke seluruh anggota tubuh. Entah mata kah, tangan atau anggota tubuh yang lain.
Iya,, semua pasti ada kekurangan atau kelebihan dan gak ada yang sempurna di dunia ini. Tapi percaya gak sih kalian kalo kita udah ngerasa nyaman di suatu titik, semuanya pasti akan menyeimbangkan.

Yup, Nyaman... merupakan sebuah kata-kata yang sederhana tapi dalam banget maknanya. Dan bikin seseorang gak bisa lepas dari sesuatu yang bersumber memberikan rasa nyaman.

Nyaman... Simple.. :)