Minggu, 06 Desember 2009

Fitur Pada Antar Muka Telematika

Pertama kali mendengar kata antar muka yang terlintas dalam pikiran saya yaitu adanya dua orang yang saling berhadap-hadapan sehingga muka / wajah mereka saling berpandang-pandangan dan dari hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa tindakan itu merupakan antar muka. Namun dalam pelajaran computer seperti yang akan saya bahas, bukanlah tindakan yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih tetapi lebih pada pertemuan muka antara wajah pengguna computer dengan tampilan komputernya., Hehehehehe_agak bingung g c??? kalau bingung ada pengertian secara lebih ilmiahnya, yaitu :
Antarmuka pengguna (bahasa Inggris: user interface) merupakan bentuk tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan pengguna (user). Antarmuka pengguna berfungsi untuk menghubungkan antara pengguna dengan sistem operasi, sehingga komputer tersebut bisa digunakan.
Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) dan Graphical User Interface(GUI).
Nah jadi agak betul kan yang tadi saya bilang, walau Cuma sedikit betulnya…hehehehhe_paling g hamper benar…
Dilanjutkan lagi dengan membahas mengenai CLI dan GUInya ya…

• Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Wah untuk yang CLI ini, paling tidak kita harus tahu mengenai perintah-perintah yang dipakai…jadi berasa ada dizaman dulu lagi deh (maksudnya zaman-zaman SD gitu deh…heheheheh_bukan zaman purba loeh). Klo tampilan computer dizaman dulu kan hanya layar hitam dan putih gitu alias monochrome…ada juga c yang berwarna biru…
Sedangkan untuk yang GUI sebagai berikut…..

• Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).


Gambar, Contoh GUI


Klo dibandingkan dengan CLI, saya c lebih pilih yang GUI karena tampilannya tuh bersahabat banged…cie cie…maksudnya, baik dalam tampilan atau pun penggunaannya lebih mudah yang GUI karena dah di-disain sedemikian rupa selain itu penuh warna pula tampilannya, tidak seperti yang CLI.

Fitur-fitur pada antar muka telematika
Beberapa fitur yang terdapat pada interface telematika seperti :
• Aplikasi Berbasis Web (berteknologi internet),
Aplikasi Berbasis Web yang tidak perlu diinstall di setiap client dan bisa dijalankan pada sistem operasi apapun (Open System). Server berbasis Linux/ Unix yang relatif lebih aman dari gangguan virus komputer dan hacker. Dengan berbagai keunggulan dan kelengkapan yang ditawarkan antara lain :
- Support dan pemeliharaan jarak jauh (Remote Admin)
- Aplikasi yang ringan dan cepat
- Dapat di akses dan bertransaksi dari manapun juga menggunakan internet.
• video conference,
Layanan video conference merupakan layanan komunikasi yang melibatkan video dan audio secara real time. Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch Digital Network) dengan standar H.320. Secara fungsional, elemen pendukung layanan video conference terdiri dari:
>> Terminal video conference atau endpoint video conference, adalah perangkat yang berada di sisi pengguna video conference.
>> MCU (Multipoint Conference Unit), adalah semacam server yang berfungsi sebagai pengendali konferensi yang melibatkan banyak pengguna dan banyak sesi konferensi.
>> Gateway dan gatekeeper adalah media yang melakukan proses adaptasi komunikasi video conference berbasis ISDN ke IP dan sebaliknya.
Jenis Video Conference Jenis video conference berdasarkan hubungan diantara pemakainya dapat dibagi menjadi tiga bagian :
1. Real Time Colaboration Multiparty Conferencing, merupakan sarana hubungan konferensi yang seketika dengan resolusi yang baik dan interaktif.
2. Active Participation Users, hubungan yang terjadi diantara pemakai dengan jaringan komputer atau basis data, merupakan konferensi yang seketika dengan resolusi yang baik dan interaktif.
3. Passive Participation Users, keikutsertaan pemakai bersifat pasif dan memerlukan hubungan yang seketika dan interaktif.


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Antarmuka_pengguna
http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/BUKU/SistemOperasi-4.X-1/ch06s03.html
http://www.acehforum.com/search/fitur+interface+TELEMATIKA

Java Community Process (JCP)

Java dikembangkan mengacu pada standar yang ditentukan oleh komite didalam JCP (Java Community Process).
Spesifikasi Java tidak sekedar fondasi VMnya, tetapi menyangkut hampir semua aspek, mulai dari mekanisme mengakses devices I/O, komponen pertukaran objek, sampai pengembangan container. JCP merupakan badan yang bertanggung jawab terhadap standar teknologi Java.

Virtual Machine
Sebuah mesin virtual (VM) adalah sebuah perangkat lunak implementasi sebuah mesin (misalnya komputer) yang melaksanakan program-program seperti mesin fisik. Sebuah mesin virtual pada awalnya ditentukan oleh Popek dan Goldberg sebagai "yang efisien, terisolasi duplikat dari mesin yang nyata". Saat menggunakan mesin virtual yang mencakup tidak memiliki surat-menyurat langsung ke perangkat keras yang nyata.
Mesin virtual dipisahkan ke dalam dua kategori utama, berdasarkan tingkat penggunaan dan korespondensi untuk mesin nyata. Sebuah sistem mesin virtual yang lengkap menyediakan platform sistem yang mendukung pelaksanaan lengkap sistem operasi (OS). Sebaliknya, mesin virtual sebuah proses yang dirancang untuk menjalankan sebuah program, yang berarti bahwa ia mendukung satu proses. Karakteristik penting dari sebuah mesin virtual yang berjalan di dalam perangkat lunak adalah terbatas pada sumber daya dan abstraksi yang disediakan oleh mesin virtual tidak dapat keluar dari dunia virtual.
Contoh: Suatu program yang ditulis dalam Java menerima jasa dari Java Runtime Environment (JRE) perangkat lunak dengan mengeluarkan perintah untuk, dan menerima hasil yang diharapkan dari, perangkat lunak Java. Dengan memberikan layanan ini untuk program tersebut, perangkat lunak Java bertindak sebagai "mesin virtual", menggantikan sistem operasi atau hardware untuk program yang biasanya akan disesuaikan.
• Sistem virtual machines
Sistem mesin virtual (kadang-kadang disebut mesin virtual hardware) memungkinkan pembagian yang mendasari sumber daya mesin fisik antara mesin virtual yang berbeda, masing-masing berjalan sendiri sistem operasi. Lapisan perangkat lunak yang menyediakan virtualisasi ini disebut mesin virtual monitor atau hypervisor. Sebuah hypervisor dapat berjalan di hardware yang telanjang (Tipe 1 atau pribumi VM) atau di atas sistem operasi (Tipe 2 atau host VM).
Keuntungan utama dari sistem VMS adalah:
• beberapa OS lingkungan dapat hidup berdampingan pada komputer yang sama, dalam isolasi kuat satu sama lain
• mesin virtual dapat memberikan set instruksi arsitektur (ISA) yang agak berbeda dari mesin yang sebenarnya
• aplikasi provisioning, pemeliharaan, tingkat ketersediaan dan pemulihan bencana
Kerugian utama dari sistem VMS adalah:
• mesin virtual kurang efisien daripada mesin nyata karena secara tidak langsung mengakses perangkat keras
Beberapa VMS masing-masing berjalan sistem operasi mereka sendiri (yang disebut sistem operasi tamu) yang sering digunakan di server konsolidasi, di mana layanan yang berbeda yang digunakan untuk menjalankan mesin individu untuk menghindari gangguan yang terpisah, bukan berjalan di VMS pada mesin fisik yang sama. Penggunaan ini sering disebut-kualitas dari layanan-isolasi (QoS isolasi).
Keinginan untuk menjalankan beberapa sistem operasi adalah motivasi asli untuk mesin virtual, seperti time-sharing memungkinkan satu komputer di antara beberapa single-tasking OS. Teknik ini memerlukan proses untuk berbagi sumber daya CPU antara sistem operasi tamu dan memori virtualisasi untuk berbagi memori pada host.
OS tamu tidak harus sama, sehingga memungkinkan untuk menjalankan OS yang berbeda pada komputer yang sama (misalnya, Microsoft Windows dan Linux, atau versi lama dari sistem operasi untuk mendukung perangkat lunak yang belum porting ke versi terbaru). Penggunaan mesin virtual untuk mendukung OS tamu yang berbeda menjadi populer di embedded system; tipikal digunakan adalah untuk mendukung real-time sistem operasi pada saat yang sama sebagai OS tingkat tinggi seperti Linux atau Windows.
Penggunaan lainnya adalah untuk sandbox sebuah OS yang tidak dipercaya, mungkin karena itu adalah sebuah sistem dalam pengembangan. Mesin virtual memiliki keuntungan untuk OS lain pembangunan, termasuk akses debugging yang lebih baik dan lebih cepat reboot.
Teknik alternatif seperti Solaris Zones menyediakan tingkat isolasi dalam satu sistem operasi. Ini tidak memiliki isolasi selengkap sebagai VM. Sebuah kernel mengeksploitasi dalam suatu sistem dengan beberapa zona akan mempengaruhi semua zona. Mencapai tujuan yang sama dalam implementasi mesin virtual akan membutuhkan mengeksploitasi kelemahan dalam hypervisor. Sebuah hypervisor biasanya memiliki lebih kecil "serangan permukaan" dari sebuah sistem operasi yang lengkap, membuat ini lebih menantang. Lebih lanjut, sebuah kernel mengeksploitasi tamu di VM tidak akan mempengaruhi VMS lain pada host, seperti gangguan yang sukses menjadi satu zona belum tentu mempengaruhi zona lain. Zona tidak mesin virtual, tetapi contoh "virtualisasi sistem operasi". Ini termasuk lain "lingkungan virtual" (juga disebut "virtual server") seperti Virtuozzo, FreeBSD penjara, Linux-VServer, chroot penjara, dan OpenVZ. Ini memberikan beberapa bentuk rangkuman proses dalam sebuah sistem operasi. Teknologi ini memiliki keunggulan sumber daya yang lebih efisien daripada virtualisasi penuh dan memiliki lebih baik observability menjadi beberapa tamu secara simultan; yang merugikan adalah bahwa, pada umumnya, mereka hanya dapat menjalankan satu sistem operasi dan satu versi / patch tingkat sistem operasi bahwa -- jadi, misalnya, mereka tidak dapat digunakan untuk menjalankan dua aplikasi, salah satu yang hanya mendukung versi OS yang lebih baru dan yang lain hanya mendukung versi OS yang lebih lama pada hardware yang sama. However, Sun Microsystems has enhanced Solaris Zones to allow some zones to behave like Solaris 8 or Solaris 9 systems by adding a system call translator. Namun, Sun Microsystems telah meningkatkan Solaris Zones untuk memungkinkan beberapa zona untuk berperilaku seperti Solaris 8 atau Solaris 9 sistem dengan menambahkan system call penerjemah.
• Proses mesin virtual
Sebuah proses VM, kadang-kadang disebut aplikasi mesin virtual, berjalan sebagai aplikasi biasa di dalam sebuah OS dan mendukung proses tunggal. Hal ini tercipta ketika proses itu dimulai dan hancur ketika keluar. Tujuannya adalah untuk menyediakan sebuah platform-independen lingkungan pemrograman yang abstrak pergi rincian perangkat keras yang mendasarinya atau sistem operasi, dan memungkinkan sebuah program untuk mengeksekusi dengan cara yang sama pada platform apapun.
Sebuah proses VM memberikan abstraksi tingkat tinggi - yaitu yang tinggi tingkat bahasa pemrograman (dibandingkan dengan tingkat rendah ISA abstraksi dari sistem VM). VMS proses diimplementasikan menggunakan interpreter; kinerja yang sebanding dengan bahasa pemrograman terkompilasi dicapai dengan menggunakan just-in-time compilation .
Jenis VM ini telah menjadi populer dengan bahasa pemrograman Java, yang diimplementasikan menggunakan mesin virtual Java. Contoh lain termasuk Bayan mesin virtual, yang berfungsi sebagai lapisan abstraksi selama beberapa ditafsirkan lanugages, dan. NET Framework, yang berjalan pada sebuah VM yang disebut Common Language Runtime.
Suatu kasus khusus VMS adalah proses sistem yang abstrak atas mekanisme komunikasi yang (berpotensi heterogen) komputer cluster. Seperti VM tidak terdiri dari sebuah proses tunggal, tetapi satu proses per mesin fisik di cluster. Mereka dirancang untuk memudahkan tugas pemrograman aplikasi paralel dengan membiarkan programmer fokus pada algoritma daripada mekanisme komunikasi yang disediakan oleh interkoneksi dan OS. Mereka tidak menyembunyikan fakta bahwa terjadi komunikasi, dan dengan demikian tidak berusaha untuk menyajikan cluster sebagai satu mesin paralel.
Tidak seperti proses lain VMS, sistem ini tidak menyediakan bahasa pemrograman tertentu, tetapi tertanam dalam bahasa yang ada; biasanya sistem seperti menyediakan binding untuk beberapa bahasa (misalnya, C dan FORTRAN). Examples are PVM ( Parallel Virtual Machine ) and MPI ( Message Passing Interface ). Contohnya adalah PVM (Paralel Virtual Machine) dan MPI (Message Passing Interface). Mereka tidak ketat mesin virtual, sebagai aplikasi yang berjalan di atas masih memiliki akses ke semua layanan OS, dan karena itu tidak terbatas pada model sistem yang disediakan oleh "VM".


APIs
Sebuah application programming interface (API) adalah antarmuka bahwa sebuah program perangkat lunak alat untuk memungkinkan perangkat lunak lain untuk berinteraksi dengan itu, banyak cara yang sama seperti perangkat lunak mungkin akan mengimplementasikan antarmuka pengguna untuk memungkinkan manusia untuk menggunakannya. API dilaksanakan oleh aplikasi, perpustakaan dan sistem operasi untuk menentukan bagaimana perangkat lunak lain dapat membuat panggilan ke atau layanan permintaan dari mereka. Sebuah API menentukan kosa kata dan konvensi memanggil para pemrogram harus mempekerjakan untuk menggunakan layanan . Ini mungkin termasuk spesifikasi untuk rutinitas, struktur data, kelas objek, dan protokol yang digunakan untuk berkomunikasi antara konsumen dan pelaksana API.
• Fitur
API adalah sebuah abstraksi. Perangkat lunak yang menyediakan fungsionalitas yang dijelaskan oleh API dikatakan sebuah implementasi dari API.
API dapat:
• Tergantung pada bahasa, yaitu hanya tersedia dalam bahasa pemrograman tertentu, dengan menggunakan sintaks dan unsur-unsur bahasa itu untuk membuat API nyaman untuk digunakan dalam konteks ini.
• Bahasa-independen, yaitu ditulis dengan cara yang berarti dapat dipanggil dari beberapa bahasa pemrograman. Ini adalah fitur yang diinginkan untuk layanan-gaya API yang tidak terikat pada suatu proses atau sistem dan dapat diberikan sebagai remote procedure calls atau layanan web.
Sebagai contoh, sebuah website yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa restoran lokal mampu lapisan tinjauan di atas peta mereka diambil dari Google Maps, karena Google Maps API yang memiliki memungkinkan hal ituGoogle Maps 'API mengontrol informasi apa pihak ketiga situs bisa ambil, dan apa yang bisa dilakukan dengan itu.
"API" dapat digunakan untuk mengacu ke antarmuka lengkap, satu fungsi, atau bahkan satu set berbagai API yang disediakan oleh sebuah organisasi. Dengan demikian, cakupan makna biasanya ditentukan oleh orang atau dokumen yang mengkomunikasikan informasi.
• Web API
Ketika digunakan dalam konteks pengembangan web, biasanya sebuah API yang didefinisikan set Hypertext Transfer Protocol (HTTP) pesan permintaan bersama dengan definisi respon struktur pesan, biasanya dinyatakan dalam sebuah Sementara "Web API" secara virtual sinonim untuk layanan web, tren baru-baru ini (yang disebut Web 2.0) telah bergerak jauh dari Simple Object Access Protocol (SOAP) layanan berbasis lebih langsung terhadap Negara Representasi Transfer (REST) gaya komunikasi. Web API memungkinkan kombinasi dari berbagai layanan ke aplikasi baru yang dikenal sebagai mashup.
• Implementasi
POSIX standard mendefinisikan sebuah API yang memungkinkan berbagai fungsi komputasi umum harus ditulis sedemikian rupa sehingga mereka dapat beroperasi pada banyak sistem yang berbeda (Mac OS X dan berbagai Berkeley Software Distribusi (BSD) mengimplementasikan interface ini), namun, dengan menggunakan ini memerlukan kompilasi ulang untuk setiap platform. API yang kompatibel, di sisi lain, memungkinkan dikompilasi kode obyek untuk berfungsi tanpa perubahan apapun, pada pelaksanaan sistem apapun yang API. Hal ini menguntungkan kedua penyedia perangkat lunak (di mana mereka dapat mendistribusikan perangkat lunak yang ada pada sistem baru tanpa memproduksi / mendistribusikan upgrade) dan pengguna (di mana mereka mungkin lebih tua menginstal perangkat lunak pada sistem baru mereka tanpa membeli upgrade), meskipun hal ini memerlukan berbagai perangkat lunak secara umum pelaksanaan perpustakaan API diperlukan juga.
Microsoft telah menunjukkan komitmen untuk API yang kompatibel ke belakang, terutama di dalam Windows API (Win32) perpustakaan, seperti aplikasi yang lebih tua dapat berjalan di Windows versi yang lebih baru menggunakan pengaturan khusus eksekusi yang disebut "Compatibility Mode" . Apple Inc telah menunjukkan kecenderungan yang kurang perhatian ini, memecah kompatibilitas atau mengimplementasikan dalam sebuah API yang lebih lambat "mode emulasi"; ini memungkinkan kebebasan lebih besar dalam pembangunan, pada biaya pembuatan perangkat lunak yang lebih tua usang.
Antara Unix-seperti sistem operasi, ada banyak terkait tetapi tidak sesuai sistem operasi berjalan pada platform hardware yang umum (khususnya Intel 80386 sistem yang kompatibel). Sudah ada beberapa usaha untuk standarisasi API vendor perangkat lunak sehingga dapat mendistribusikan satu aplikasi binari untuk semua sistem ini, namun sampai saat ini, tidak satu pun telah bertemu dengan banyak keberhasilan. Linux Standard Base adalah berusaha untuk melakukan hal ini untuk Linux platform, sementara banyak dari beragam Unix BSD (FreeBSD, NetBSD, OpenBSD) menerapkan berbagai tingkat kompatibilitas API untuk kedua backward compatibility (memungkinkan program yang ditulis untuk versi lama untuk berjalan di distribusi baru sistem) dan lintas-platform kompatibilitas (memungkinkan eksekusi kode asing tanpa mengkompilasi ulang).


Sumber :
http://code86.wordpress.com/2009/11/19/layanan-interface-dan-fitur-fitur-telematika/
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_machine&ei=dVgRS-DgIY2OMc2mzTM&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=1&ved=0CA4Q7gEwAA&prev=/search%3Fq%3Dvirtual%2Bmachine%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3DqER
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&tl=id&u=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FAPI

Teknologi Yang Terkait Antar Muka Telematika

Pada pembahasan kali ini, dibahas mengenai teknologi apa saja yang terkait dengan antar muka telematika…pada silabus ada 6 antar muka, mari dibahas satu per satu…

1. Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Nama asal dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer ,sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
Wah klo dari pengertiannya berarti agak capek juga ya…karena kepala harus selalu terangkat seperti mendongak gitu …ckckckck

2. Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3. Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra. Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan dari beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

4. Browsing Audio Data
Browsing data audio tidak semudah browsing dokumen cetak karena sifat temporal suara.

5. Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan . Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
Keren tuh ya…apa ini mirip dengan yang ada di film-film gitu???sebagai contoh : seseorang yang ingin masuk ke ruanga rahasia, sebelum masuk ke ruangannya harus melewati sebuah alat pendeteksi suara…kyk gitu bkn ya???hehehehhe_
6. Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.


Sumber :
http://code86.wordpress.com/2009/11/19/layanan-interface-dan-fitur-fitur-telematika/
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.sigchi.org/chi97/proceedings/paper/kob.htm&ei=mmIRS_tVkrYw_s3FMw&sa=X&oi=translate&ct=result&resnum=6&ved=0CCMQ7gEwBQ&prev=/search%3Fq%3DBrowsing%2BAudio%2BData%26hl%3Did%26client%3Dfirefox-a%26rls%3Dorg.mozilla:en-US:official%26hs%3D2Zm

Kolaborasi Antar Muka Otomotif Multimedia

Apakah Kolaborasi Antar muka Otomotif Multimedia itu?
Kolaborasi Antar muka Otomotif Multimedia adalah Sebuah kelompok yang dibuat oleh pembuat (maker) untuk menciptakan standar umum yang digunakan untuk mengatur bagaimana cara kerja perangkat elektronik, seperti komputer dan hiburan unit, berkomunikasi dengan kendaraan. Dan memiliki anggota: Fiat, Ford, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA Peugeot-Citroen, Renault, …

Automotive Multimedia Interface Kolaborasi (AMIC) mengatakan akan menjadi tuan rumah tiga update internasional briefing untuk menjadi pemasok otomotif, komputer dan teknologi tinggi industri elektronik. Briefing akan diadakan 23 Februari di Frankfurt, Jerman; Februari 29 di Tokyo; dan Maret 9 di Detroit.
"AMIC telah membuat suatu kemajuan yang signifikan dalam satu tahun terakhir ini dalam menyelesaikan struktur organisasi dan mencapai kesepakatan mengenai persyaratan yang diperlukan untuk hardware dan software baik di masa depan mobil dan truk," Jurubicara AMIC Dave Acton berkata, "Dan sekarang sudah saatnya bagi kita untuk bertemu dengan pemasok dan mereka yang tertarik untuk menjadi pemasok untuk memastikan kami pindah ke tahap berikutnya pembangunan kita bersama-sama. "
Acton menekankan bahwa AMIC terbuka untuk semua pemasok yang tertarik bisnis elektronik. AMIC dibentuk pada bulan September l998 dan saat ini dipimpin oleh 12 produsen otomotif dan anak perusahaan yang meliputi: BMW, DaimlerChrysler, Ford, Fiat, General Motors, Honda, Mitsubishi, Nissan, PSA / Peugeot-Citroen, Renault, Toyota, dan VW. Seorang juru bicara mengatakan kelompok AMIC berencana untuk mendirikan sebuah kantor di San Francisco di masa depan.


Sumber: http://findarticles.com/p/articles/mi_m0UDO/is_18_12/ai_63667439/

Kamis, 03 Desember 2009

OSGi (Open Services Gateway Inisiatif)





 
OSGi Alliance yang sebelumnya dikenal sebagai Open Services Gateway inisiatif, adalah sebuah organisasi standar yang terbuka dan didirikan pada bulan Maret tahun 1999. Aliansi dan setiap anggotanya telah ditentukan dengan menggunakan program Java yang berbasis layanan platform yang dapat dikelola dari jarak yang jauh. Inti bagian dari spesifikasi adalah sebuah kerangka kerja yang mendefinisikan suatu manajemen siklus hidup aplikasi model, layanan registry, dan sebuah lingkungan Eksekusi dan Modul. Berdasarkan kerangka ini, sejumlah besar OSGi layers, API, dan Jasa telah ditetapkan. 


Spesifikasi OSGi
 Spesifikasi OSGi yang dikembangkan oleh para anggota dalam proses terbuka dan tersedia untuk umum secara gratis di bawah Lisensi Spesifikasi OSGi. OSGi Alliance yang memiliki kepatuhan program yang hanya terbuka untuk anggota. Pada Oktober 2009, daftar bersertifikat OSGi implementasi berisi lima entri.

Arsitektur OSGi
Setiap kerangka yang menerapkan standar OSGi menyediakan suatu lingkungan yang dapat digunakan untuk modularisasi aplikasi ke dalam suatu kumpulan yang lebih kecil. Setiap bundelnya merupakan erat-coupled, dynamically loadable kelas koleksi, botol, dan file-file konfigurasi yang secara eksplisit menyatakan dependensi eksternal.
Kerangka kerja konseptual yang dibagi dalam bidang-bidang berikut:



  • Bundel   : Merupakan suatu komponen yang normal dengan tambahan header.
  • Layanan : Layanan yang menghubungkan lapisan bundel dengan cara yang dinamis, dengan menawarkan atau menerbitkan model untuk menikmati objek. 
  • Services Registry : The API dapat digunakan untuk jasa manajemen (ServiceRegistration, ServiceTracker dan ServiceReference).
  • Life-Cycle (Siklus Hidup) : The API untuk manajemen siklus hidup untuk (instal, start, stop, update, dan uninstall) bundel.
  • Modul : Lapisan yang mendefinisikan enkapsulasi dan deklarasi dependensi (bagaimana sebuah bungkusan dapat mengimpor dan mengekspor kode).
  • Keamanan : Layer yang menangani aspek keamanan dengan membatasi suatu fungsionalitas bundel untuk mendefinisikan kemampuan.
  • Pelaksanaan Lingkungan : Mendefinisikan metode dan kelas apa yang tersedia dalam platform tertentu. Tidak ada daftar tetap eksekusi lingkungan, karena dapat berubah sebagai Java Community Process dan dapat menciptakan versi baru dan edisi lama. Namun, set berikut saat ini didukung oleh sebagian besar OSGi implementasi:
3. OSGi/Minimum-1.0
4. OSGi/Minimum-1.1
5. JRE-1.1



Contoh implementasi OSGi:
1. Dalam kehidupan sehari-hari OSGi dapat dikembangkan untuk mengendalikan alat-alat elektronik dengan internet, yaitu dengan cara menghubungkan berbagai macam framework OSGi dan dilakukan dengan berbagai protocol network yang salah satunya yaitu Bluetooth.
2. Dalam dunia teknologi dan industri OSGi digunakan untuk mengotomatisasi industri.


http://idpelajar.com/komputer/osgi-open-service-gateway-initiative/



Manajemen Data

Pengertian manajemen data menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access) adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan.
Sedangkan tujuan dari menejemen data sendiri adalah…

1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu.
2. Mengembangkan dan mempertahankan satu sistem yang efisien untuk membuat, menyimpan, memanfaatkan, memelihara dan menempatkan informasi firma.
3. Melindungi kepentingan informasi firma, dan mendesain dan mengontrol standar yang efektif dan metode evaluasi periodik berkaitan dengan manajemen data, peralatan dan prosedur.
4. Membantu mendidik pegawai perusahaan dengan metode yang paling efektif untuk mengontrol dan mengolah data perusahaan.
Administrasi manajemen data merupakan suatu penetapan tujuan yang tepat yang kemudian dilakukan perencanaan dan pengorganisasian suatu program untuk mencapainya. Contohnya: sebagai seorang administrator, perhatian utama manajer data adalah pada informasi apa yang dibutuhkan perusahaan tersebut dalam upaya untuk mencapai tujuannya tersebut, yang dimana informasi ini dapat ditemukan dan bagaimana cara penyimpanan yang terbaik, mengolah dan menggunakan dan akhirnya bagaimana program dapat diadministrasikan pada waktu yang minimal dan dengan biaya yang rendah.

Mengurangi Biaya Manajemen Data. Perang terhadap peningkatan biaya kantor adalah satu proses yang tidak pernah berhenti yang mengharuskan manajer kantor untuk mengkaji secara terus-menerus sistem pengarsipan untuk memastikan mereka memenuhi semua kebutuhan informasi perusahaan atau tidak.
Berikut adalah beberapa saran yang saia temukan dari artikel yang dapat membantu manajer kantor dalam mengurangi biaya dan pada saat yang sama meningkatkan efisiensi, yaitu:
1. Pemusatan arsip yang digunakan oleh semua departemen
2. Menyediakan tata letak untuk departemen pengarsipan yang akan menjamin satu aliran kerja yang mulus dan efisien dari dan ke departemen arsip.
3. Menggunakan alat fasilitas kerja, seperti rak arsip, rak sortir, pedoman arsip, dan folder dengan label berwarna.
4. Jadwalkan pengumpulan dan pendistribusian material yang akan diarsip ke atau akan dikirimkan dari departemen pengarsipan.
5. Mengembangkan satu metode pentransferan data tidak aktif yang baik dari departemen pengarsipan dan jadwal yang praktis untuk pemeliharaan dan penghancuran data.
6. Mengunakan lemari arsip khusus, seperti arsip peta dan arsip kupon, untuk kertas atau data yang tidak cocok dengan laci ukuran kuarto atau folio biasa.

Sekian cerita tentang manajemen data yang telah saia buat, dan tulisan di atas saia kutip dari sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen-Data

... Wireless dan Terminal ...

.:WireLess:.
Jaringan wireless sangat berguna bagi kita semua tentunya, karena dengan menggunakan jaringan wireless, kita dapat melakukan koneksi internet dimana saja. Namun, sebagian besar jaringan nirkabel menggunakan menggunakan router nirkabel, yang harus dibeli secara terpisah. Jika memiliki lebih dari satu komputer, sebaiknya kita mengatur jaringan nirkabel tanpa perlu menbeli wireless router dan menghemat uang sendiri.
Nah sebelum lanjut, sebaiknya kita cari tahu dulu apa sih wireless itu?
Setelah saia buka dari sana-sini saia mendapat sedikit pencerahan tentang apa itu wireless ... jadi wireless atau yang biasa disebut dengan Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian...
Yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
Saat melakukan hubungan internet dengan menggunakan wireless, tentunya kita menginginkan kemampuan wireless yang maksimal kan?
Nah, sekarang saia ingin memberikan beberapa tips untuk meningkatkan kemapuan wireless..
1. Jauhkan Wireless router dari bahan yang mengandung metal dan tinggikan dari lantai atau dinding. Karena, Metal, dinding, dan lantai dapat melemahkan sinyal dari Wireless Router dan menggangu penerimaan pada Laptop atau perangkai lainnya.
2. Gunakan Antena Wireless yang tepat. Karena, antena default dari wireless router sudah di design omni-directional, artinya sinyal dipancarkan ke segala arah
3. Tambahkan wireless repeater. Karena, wireless repeaters dapat digunakan untuk menambah jangkauan jarak dari sinyal yang dihasilkan oleh wireless router tanpa harus menambahkan kabel.
4. Posisikan wireless router (atau wireless access point) di tengah lokasi atau ruangan yang ingin kita jangkau. Karena, jika tidak memungkinkan maka Kita harus meletakkannya di sebuah area terbuka (outdoor) yang kemungkinan nantinya kita akan menambah peralatan lain untuk menguatkan sinyal dari wireless router.
Sekian penjelasan tentang wireless yang telah saia ketahui, dan semoga tulisan di atas dapat bermanfaat bagi yang membacanya...
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi

Terminal
Pastinya Kita semua sering mendengar kata terminal kan?
Tapi yang ingin saia bahas disini bukanlah terminal tempat dimana banyak bus dan angkutan berhenti untuk mencari para penumpang,,,
Tetapi yang ingin saia tulis disini yaitu tentang terminal yang ada pada komputer...
Ummm,,,dimulai dari mana yaa?
Oiya,,,saia mulai dari pengertian terminal aja dulu yaaa...
Jadi, terminal itu adalah...piranti atau perangkat yang digunakan untuk berkomunikasi dengan komputer. Secara umum, sebuah terminal terdiri dari monitor dan keyboard. Terminal dibagi menjadi tiga kelas berdasar kemampuan pemrosesan yang dipunyai, yaitu:
• intelligent terminal, yaitu piranti stand-alone yang terdiri dari memori utama dan CPU. Selain itu, intelligeny terminal juga dapat deprogram oleh pemakai (user).
• smart terminal mempunyai beberapa kemampuan pemrosesan (alat pemrosesan), tetapi tidak sebanyak yang dipunyai oleh intelligent terminal. Smart terminal juga memiliki memori di dalamnya sehingga inputan yang telah dimasukkan dapat dikoreksi kembali dan program jenis ini juga tidak dapat diprogram oleh pemakai (user), kecuali oleh pabrik pembuatnya.
• dumb terminal atau non intelligent terminal, yaitu terminal yang tidak mempunyai kemampuan pemrosesan sehingga tidak bisa diprogram dan bergantung sepenuhnya pada prosesor komputer. Non intelligent terminal juga berfungsi sebagai alat input (masukkan) dan outpot (keluaran) pada komputer.

Sumber : http://www.beritanet.com/Literature/Kamus-Jargon/terminal-definisi.html

Senin, 30 November 2009

_Middleware Telematika_

Apakah middleware itu ?? bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, middleware memiliki arti “perangkat tengah”, tetapi dari hasil browsingan yang telah saya lakukan. Middleware adalah relatif baru komputasi Selain lansekap. Itu populer pada tahun 1980-an sebagai solusi untuk masalah bagaimana menghubungkan aplikasi baru dengan sistem warisan yang lebih tua, meskipun system tersebut telah digunakan sejak 1968. Hal ini juga memfasilitasi pengolahan terdistribusi, hubungan antara beberapa aplikasi untuk membuat aplikasi yang lebih besar, biasanya melalui jaringan
Selain itu middleware mengizinkan sesuatu aplikasi yang dijalankan pada platform yang berlainan berhubung di antara satu sama lain. Middlware mengizinkan membangun hubungan untuk tidak bergantung kepada suatu jenis rangkaian protokol, sistem pengoperasian dan peralatan.
Jenis-jenis Middleware :
1. HM (Homegrown Middleware)
2. RPC (Remote Procedure Calls)
3. ORB (Object Request Brokers)
4. MOM (Message Oriented Middleware)
5. TPM (Transaction Processing Monitors)

Cara-Cara Memilih Middleware
Apabila hendak memilih sesuatu middleware, seseorang itu haruslah berpedoman kepada faktor-faktor berikut:
1. Kegunaan
2. Pengaturan skalaan
3. Keselamatan
4. Keserasian
5. Pengaturan set

Sumber : disini

:: Layanan Telematika (Telematics Services) ::

Layanan-layanan Context-Aware dan Event-base
Pada telematika sebenarnya terdapat beberapa layanan-layanan penunjang yang tersedia, seperti contohya : Layanan informasi, keamanan, dan salah satunya adalah layanan context-aware dan event-base. Apa itu layanan context-aware dan event-base?? Yuukk kita bahas!! Di dalam ilmu komputer, terdapat sebuah gagasan yang menyatakan bahwa perangkat komputer memmpunyai kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang kemudian diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness.
Seperti yang telah dijelaskan diatas, istilah context-awareness lebih mengacu kepada kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu :

1. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

2. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

3. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
Empat kategori aplikasi context-awareness menurut Bill N. Schilit, Norman Adams, dan Roy Want, yaitu :
1. Proximate selection
Proximate selection adalah sebuah teknik antarmuka yang memudahkan pengguna  dalam memilih atau melihat lokasi objek (benda atau manusia) yang berada didekatnya dan mengetahui posisi lokasi dari user itu sendiri. Ada dua variabel yang berkaitan dengan proximate selection ini, yaitu locus dan selection, atau tempat dan pilihan.Setidaknya, ada tiga jenis lokasi objek yang bisa ditanamkan ke dalam aplikasi dengan menggunakan teknik ini, yaitu:
1. Perangkat input dan output yang menyediakan penggunaan share lokasi bersama, seperti: penggunaan printer, facsimiles, komputer, video camera, dan lain-lain.
2. Kumpulan objek-objek yang membutuhkan suatu perangkat lunak tertentu untuk saling berinteraksi, misalnya pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan penyatuan dokumen baik antar divisi maupun dalam satu divisi ke dalam suatu database tertentu.
3. Kumpulan lokasi atau tempat yang sering dikunjungi, seperti restoran, night club, pom bensin, mall, dan tempat-tempat lainnya. Dengan adanya inovasi ini tentunya lebih mempermudah user untuk mencari suatu tempat tertentu tanpa harus bergantung kepada yellow pages directori atau bertanya kepada masyarakat sekitar.

2. Automatic Contextual Reconfiguration
Aspek terpenting dari salah satu contoh kasus sistem context-aware ini adalah bagaimana konteks yang digunakan membawa perbedaan terhadap konfigurasi sistem dan bagaimana cara antar setiap komponen berinteraksi. Sebagai contoh, penggunaan virtual whiteboard sebagai salah satu inovasi automatic reconfiguration yang menciptakan ilusi pengaksesan virtual objects sebagai layaknya fisik suatu benda.
Contextual Reconfiguration juga bisa diterapkan pada fungsi sistem operasi; sebagai contoh: sistem operasi suatu komputer A bisa memanfaatkan memori komputer lainnya yang berada didekatnya untuk melakukan back-up data sebagai antisipasi jika power komputer A melemah.
3. Contextual Informations and Commands
Kegiatan manusia bisa diprediksi dari situasi atau lokasi dimana mereka berada. Sebagai contoh, ketika berada di dapur, maka kegiatan yang dilakukan pada lokasi tersebut pasti berkaitan dengan memasak. Hal inilah yang menjadi dasar dari tujuan contextual information and commands, dimana informasi-informasi tersebut dan perintah yang akan dilaksanakan disimpan ke dalam sebuah directory tertentu.
Setiap file yang berada di dalam directory berisi locations and contain files, programs, and links. Ketika seorang user berpindah dari suatu lokasi ke lokasi lainnya, maka browser juga akan langsung mengubah data lokasi di dalam directory. Sebagai contoh: ketika user berada di kantor, maka user akan melihat agenda yang harus dilakukan; ketika user beralih lagi ke dapur, maka user tersebut akan melihat petunjuk untuk membuat kopi dan data penyimpanan kebutuhan dapur.
4. Context-Triggered Actions
Cara kerja sistem context-triggered actions sama layaknya dengan aturan sederhana IF-THEN. Informasi yang berada pada klausa kondisi akan memacu perintah aksi yang harus dilakukan. Kategori sistem context-aware ini bisa dikatakan mirip dengan contextual information and commands, namun perbedaannya terletak pada aturan-aturan kondisi yang harus jelas dan spesifik untuk memacu aksi yang akan dilakukan.
Aturan umum yang harus diisi pada form context-triggered actions :
badge location event-type action
event­-type dapat berupa kondisi : arriving, departing, settleld-in, missing, or attention. Sebagai contoh :
coffee kitchen arriving “play –v 50 ~/sounds/rooster.au”
artinya, ketika siapapun berada di dapur dan menggunakan mesin coffee maker maka alarm rooster sound akan berbunyi.

Sumber : disini

Minggu, 29 November 2009

Arsitektur

Pengukuran Perangkat Lunak
Kalau bicara tentang arsitektur pasti berkaitan dengan design. Nah, arsitektur yang mau saya bahas disini adalah arsitektur yang berkaitan dengan telematika. Arsitektur itu sendiri merupakan desain sebuah aplikasi, atau bisa juga dibilang merupakan sebuah komponen yang membentuk suatu system ditempatkan dan bagaimana mereka berkomunikasi. Client merupakan sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server sedangkan server ialah, sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.
Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan. Macam macam dari client – server adalah
  • One Tier
      Pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Kode aplikasi,           data dan semua komponen sistem ditempatkan dan dijalankan pada host. Ada beberapa masalah pada komputasi berbasis host: semua pemrosesan terjadi pada     sebuah mesin tunggal, sehingga semakin banyak user yang mengakses  host,  maka akan semakin kewalahan akibatnya. Jika sebuah perusahaan memiliki beberapa kantor pusat, user yang dapat mengakses mainframe adalah yang berlokasi pada tempat itu, membiarkan kantor lain tanpa akses ke aplikasi yang ada. Pada saat itu jaringan sudah ada namun masih dalam tahap pemula, dan umumnya digunakan untuk menghubungkan terminal dump dan mainframe. Namun keterbatasan yang dikenakan pada user mainframe dan  jaringan telah mulai dihapus.

       Keuntungan arsitektur standalone (one-tier):
     - Sangat mudah
     - Cepat dalam merancang dan mengaplikasikan

     Kelemahan arsitektur standalone (one-tier):
     - Skala kecil
     - Susah diamankan
     - Menyebabkan perubahan terhadap salah satu komponen diatas tidak mungkin  dilakukan, karena akan mengubah semua bagian.
     - Tidak memungkinkan adanya re-usable component dan code.
     - Cepat dalm merancang dan mengaplikasikan
  • Two Tier
      Dalam model client/server, pemrosesan pada sebuah aplikasi terjadi pada client  dan server. Client/server adalah tipikal sebuah aplikasi two-tier dengan  banyak  client dan sebuah server yang dihubungkan melalui sebuah jaringan. Aplikasi ditempatkan pada computer client dan mesin database dijalankan pada server jarak-jauh. Aplikasi client mengeluarkan permintaan ke database yang         mengirimkan kembali data ke client-nya. Model Two-tier terdiri dari tiga       komponen yang disusun menjadi dua lapisan : client (yang meminta serice) dan       server (yang menyediakan service). Tiga komponen tersebut yaitu :
      1. User Interface.
      2. Manajemen Proses.
       3. Database.

Kelebihan
       - Mudah
       - Menangani Database Server secara khusus
       - Relatif lebih sederhana untuk di develop dan diimplementasikan.

Kekurangan:
       - Kurangnya skalabilitas
      - Koneksi database dijaga
      - Tidak ada keterbaharuan kode
      - Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi
      - skala kecil.
      - Susah di amankan.
      - Lebih mahal.
  •  Three Tier
      Arsitektur Three Tier merupakan inovasi dari arsitektur Client Server. Pada  arsitektur Three Tier ini terdapat Application Server yang berdiri di antara Client dan Database Server. Contoh dari Application server adalah IIS, WebSphere, dan  sebagainya. Biasanya, implementasi arsitektur Three Tier terkendala dengan network bandwidth. Karena aplikasinya berbasiskan web, maka Application      Server selalu mengirimkan Web.
       Application-nya ke computer Client. Jika kita memiliki banyak sekali client, maka  bandwidth yang harus disiapkan akan cukup besar, Sedangkan network bandwidth  biasanya memiliki limitasi. Oleh karena itu biasanya, untuk mengatasi masalah ini, Application Server ditempatkan pada sisi client dan hanya mengirimkan data ke dalam database server.
       Konsep model three-tier adalah model yang membagi fungsionalitas ke dalam lapisan-lapisan, aplikasiaplikasi mendapatkan skalabilitas, keterbaharuan, dan keamanan.

       Kelebihan arsitektur Three Tier :
   - Segala sesuatu mengenai database terinstalasikan pada sisi server, begitu pula dengan pengkonfigurasiannya. Hal ini membuat harga yang harus dibayar lebih kecil.
   - Apabila terjadi kesalahan pada salah satu lapisan tidak akan menyebabkan lapisan lain ikut salah
  - Perubahan pada salah satu lapisan tidak perlu menginstalasi ulang pada lapisan yang lainnya dalam hal ini sisi server ataupun sisi client.
   - Skala besar.
   - Keamanan dibelakang firewall
   - Transfer informasi antara web server dan server database optimal.
  - Komunikasi antara system-sistem tidak harus didasarkan pada standart internet, tetapi dapat menggunakan protocol komunikasi yang lebvih cepat dan berada pada tingkat yang lebih rendah.
   - Penggunaan middleware mendukung efisiensi query database dalam SQL di pakai untuk menangani pengambilan informasi dari database

Kekurangan arsitekture Three Tier :
- Lebih susah untuk merancang
- Lebih susah untuk mengatur
- Lebih mahal
  • Multi tier
       Arsitektur Multi Tier adalah suatu metode yang sangat mirip dengan Three Tier. Bedanya, pada Multi Tier akan diperjelas bagian UI (User Interface) dan Data Processing. Yang membedakan arsitektur ini adalah dengan adanya Business Logic Server. Database Server dan Bussines Logic Server merupakan bagian dari Data Processing, sedangkan Application Server dan Client/Terminal merupakan bagian dari UI.

Kelebihan arsitektur Multi tier :
- Dengan menggunakan aplikasi multi-tier database, maka logika aplikasi dapat dipusatkan pada middle-tier, sehingga memudahkan untuk melakukan control terhadap client-client yang mengakses middle server dengan mengatur seting pada dcomcnfg.
- Dengan menggunakan aplikasi multi-tier, maka database driver seperti BDE/ODBC untuk mengakses database hanya perlu diinstal sekali pada middle server, tidak perlu pada masing-masing client.
- Pada aplikasi multi-tier, logika bisnis pada middle-tier dapat digunakan lagi untuk mengembangkan aplikasi client lain,sehingga mengurangi besarnya program untuk mengembangkan aplikasi lain. Selain itu meringankan beban pada tiap-tiap mesin karena program terdistribusi pada beberapa mesin
- Relatif lebih mahal
- Memerlukan adaptasi yang sangat luas ruang lingkupnya apabila terjadi perubahan sistem yang besar.

Kekurangan arsitektur Multi tier :
    - Program aplikasi tidak bisa mengquery langsung ke database server, tetapi harus memanggil prosedur-prosedur yang telah dibuat dan disimpan pada middle-tier.
    -  Lebih mahal

Sumber : disini

Sabtu, 17 Oktober 2009

Mak Nyuss

Hmmmm...Mak Nyusss...cuma itu yang bisa dibilang...
Sebenernya si tadi habis liat acara di salah satu tivi swasta...acara kuliner gitu deh..(pastinya..). Di acara tadi tuh ngebahas tentang soto palembang. I..waw..Mak Nyuuss...padahal cuma ngeliat dari tivi aja (Mantap gan!!),,terus sekarang jadi tertarik buat ngebahas kekayaan yang ada di Palembang (makanan, obyek wisata dll)
Penasaran?? Yuuukkk Maaarrriiii.... ^_^

Kota Palembang itu indah banget lho...kalo saya sendiri si bener-bener terpukau sama sungai musi'a...mungkin karena jembatan ampera yang baru beberapa tahun lalu habis di renovasi...keindahannya bener-bener terlihat kala malam hari...lampu-lampu yang menghiasi jembatan ampera bener-bener mendukung banget deh....Pokonya kota Palembang ga kalah deh sama keindahan di Perancis (I Luv Indonesia Full ^_^)





Gimana2?? Indah banget kaannn??
Terus,,selain punya obyek wisata yang begitu indah di mato (begitu orang Padang mengatakannya :p)..Kota Palembang juga punya wisata kuliner yang bener-bener "aaajjjiiibbb",,nama'a soto Palembang...Soto Palembang ini boleh dibilang unik...dia memakai campuran tauto untuk kuahnya..
Apa itu tauto?? Tauto itu berasal dari campuran kedelai. Hmmm..Maaakkkk Nyuussss ^_^

Kalau campuran di sotonya sendiri..ya,,sama kaya soto-soto dari daerah lainnya...Emang kelezatannya tuh terletak di kuahnya Maakkk Nyuuusss (sambil merem melek).

Penasaran?? Yuukkk...ke Palembang :p

Senin, 12 Oktober 2009

SCM (Suply Chain Management)

Sebenernya apa sih yang dimaksud SCM??
Kita ulas dari pengertian SC dulu ya.. ^^
SC adalah Sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan yang bekerja secara bersama-samauntuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada konsumen akhir. Rangkaian atau jaringan ini terbentang
dari penambang bahan mentah (di bagian hulu) sampai retailer / toko (pada bagian hilir).


Sedangkan SCM (Suply Chain Management) adalah adalah manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. Berikut contoh struktur pada perusahaan biskuit pengalengan dari SCM :


Gambar diatas menggambarkan Rangkaian atau jaringan yang terbentang dari penambang bahan mentah (di bagian hulu) sampai retailer / toko (pada bagian hilir). Di situ dijelaskan alur dimulai dari para pemasok bahan baku (hulu) yang kemudian menyalurkannya kepada perusahaan biskuit kalengan tersebut. 

Contoh : Perusahaan biskuit kaleng tentunya menggunakan kaleng untuk mengemas hasil produksinya, maka dari itu perusahaan tersebut memerlukan kaleng yang ia dapat dari pemasok penghasil kaleng. Sedangkan pemasok penghasil kaleng mendapatkan bahan bakunya dari industri baja dan timah, industri baja dan timah mendapatkan bahan bakunya dari para pengumpul baja dan timah (hulu) dan seterusnya, sampai pada akhirnya bahan produksi tersebut bisa disalurkan ke Alfamart (pusat). Alfamart (pusat) disini bertindak sebagai distributor sekaligus grosir (Wholesaler), kemudian dari Alfamart (pusat) biskuit tersebut disalurkan ke Alfamart (cabang). Alfamart (cabang) disini bertindak sebagai pengecer (Retailer). Dan pada akhirnya biskuit tersebut sampai pada End Customer (Pelanggan Terakhir) yang bisa disebut juga hilir.

Contoh diatas merupakan penggambaran siklus SCM dari hulu ke hilir ^_^.
 

Rabu, 07 Oktober 2009

SDLC (Sistem Development Life Cycle)

SDLC adalah Proses (siklus) atau alternatif sistem atau model yang digunakan oleh perancang untuk mengembangkan sistem. Dalam pembuatan SDLC ini si pembuat harus mengerti kebutuhan para pengguna sistem itu. Secara umum SDLC memiliki suatu siklus untuk mengembangkan sistem itu sendiri, berikut siklusnya :

Kebijakan dan Perencanaan => Analisis Sistem => Desain Secara Umum => Evaluasi dan Seleksi => Desain Secara Rinci => Implementasi Sistem => Perawatan.

Dalam video Software Siklus Development Sistem yang saya lihat di youtube dengan pengajar I Louis
terdapat 10 siklus di antaranya :
      1.  How the User explained it.

2.  How the business analisyst understood it.
3.  How the Dev lead designed it.
4.  How the programmer wrote it.
5.  How the project manager described it.
6.  How the Project was documented.
7.  What Operations installed.
8.  How the Client was billed.
9.  How it was Supported.
10.What the client really needed.


Namun dalam SDLC ini sendiri terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh perancang, diantaranya :

  • Planning, yang dimaksud planning disini adalah seorang perancang yang ingin membuat suatu aplikasi tentunya harus melihat kebutuhan para penggunanya dahulu. Mungkin bisa lebih dibilang sesuai kebutuhan pengguna. kemampuan seorang perancang dalam menerangkan software tersebut kepada para pengguna juga dituntut disini. Tentunya seorang perancang juga harus mengerti software yang ia buat.
  • Design. Tentunya seorang perancang juga harus membuat design terlebih dahulu. Seorang perancang software harus melihat terlebih dahulu apakah software tersebutsoftware baru, apakah itu penambahan perangkat lunak yang sudah ada, aplikasi baru, subsistem baru atau keseluruhan sistem baru
  • Spesification. Spesification disini munkin lebih tepatnya adalah bagaimana seorang perancang dapat menggambarkan perangkat lunak yang akan ditulis. Dalam praktiknya, spesifikasi paling sukses ditulis untuk memahami dan menyempurnakan aplikasi yang sudah berkembang dengan baik, walaupun keamanan-sistem perangkat lunak penting sering ditentukan dengan hati-hati sebelum pengembangan aplikasi.
  • Architecture. Arsitektur berkaitan dengan memastikan bahwa sistem perangkat lunak akan memenuhi persyaratan dari produk, serta memastikan bahwa kebutuhan masa depan dapat diatasi. Langkah arsitektur juga membahas perangkat lunak antarmuka antara sistem dan produk-produk perangkat lunak lainnya, serta yang mendasari perangkat keras atau sistem operasi host.
  • Implementasi, Perencanaan dan dokumentasi. Mendokumentasikan desain internal perangkat lunak untuk tujuan masa depan pemeliharaan dan peningkatan dilakukan di seluruh perancangan software SDLC. Hal ini mungkin juga termasuk authoring dari API, baik itu eksternal atau internal.
  • Peningkatan dan Pemeliharaan. Dimulai setelah kode tersebut tepat diuji, ini telah disetujui untuk rilis dan dijual atau didistribusikan ke dalam lingkungan produksi. Pemeliharaan dan meningkatkan perangkat lunak untuk mengatasi masalah mungkin dapat mengambil lebih banyak waktu dari pengembangan awal dari perangkat lunak. Mungkin perlu untuk menambahkan kode yang tidak sesuai dengan desain asli untuk memperbaiki masalah yang tak terduga atau mungkin seorang pengguna dapat meminta informasi lebih fungsionalitas dan kode dapat ditambahkan untuk mengakomodasi permintaan mereka. Pada tahap ini permintaaan pengguna itu datang dan dilihat apakah sistem ini cukup layak uji dan cukup luas untuk menjawab kebutuhan para pengguna. Jika biaya tenaga kerja tahap pemeliharaan melebihi 25% dari sebelum fase 'biaya tenaga kerja, maka kemungkinan bahwa kualitas secara keseluruhan adalah tidak bagus. Dalam hal ini, manajemen harus mempertimbangkan pilihan untuk membangun kembali sistem (atau bagian) sebelum biaya pemeliharaan berada di luar kendali.
    Bug Tracking System alat yang sering digunakan pada tahap ini proses pengembangan untuk memungkinkan tim untuk berinteraksi dengan pengguna / Tim lapangan pengujian perangkat lunak untuk mengidentifikasi masalah-masalah nyata, baik perangkat lunak yang open source dan berlisensi komersial serta menyediakan proses yang dapat disesuaikan untuk mendapatkan, meninjau, mengakui, dan menanggapi masalah yang dilaporkan.
Sumber : disini

Minggu, 04 Oktober 2009

"Mereka"

Roda kehidupan itu terus berputar....terkadang berada di bawah,,midle dan atas...
Kehidupan ini benar-benar penuh perjuangan buat ngejalaninnya...
Paling enak kalo roda kehidupan lagi di tempat yang paling atas,,kaya bener-bener ada di tempat yang membahagiakan.
Kalau berada di roda kehidupan yang Midle,,itu tinggal ditambahin semangat aja..kalo semangat buat menyongsong hari esok,,Insya Allah pasti bisa ngeraih di roda kehidupan yang teratas sekalipun...Tapi kalau kerjaannya cuma putus asa (kalo main game) ibaratnya malah turun level... ^^
Yang paling ngenes,,kalau lagi ada di roda kehidupan yang paling bawah...bener-bener jungkir balik buat mulihin keadaan seperti semula,,bener-bener butuh semangat yang luar biasa,,bener-bener butuh orang yang dicintai (keluarga, sahabat) untuk selalu ada di samping kita,,bener-bener butuh support... :')

Jadi,,Cayooo buat semuanya \^_^/

Jangan pernah menyerah!! Ga akan ada orang yang sepenuhnya bisa nolong,,Cuma Allah SWT yang bener-bener ngasih pertolongan itu...

Hmmm...Mungkin sampai detik ini terfikir "Buat apa membagi cerita,,bergantung kepada "mereka"!! Toh,,selama ini "mereka" adalah sumber kehancuran kehidupan... Toh selama ini apabila roda kehidupan itu lagi ada di bawah "mereka" juga tidak perduli...

Terlihat sempurna,,tetapi justru sebaliknya...
Memberi harapan,,tetapi malah mengubur sendiri semua harapan itu...
Memberi sebuah perlindungan,,tetapi malah menjadi seorang pembunuh!!

By _menjadiseorangyangdendamkepada"mereka"_